Selasa, 10 Februari 2015

De Ja Vu

Ini pengalaman saya tentang DE JA VU  yang paling jauh kejadianya dan pengelihatanya, dan yang paling menarik adalah saya melihat seorang pria berjas memakai dasi memakai pakaian ala kantoran dan ia sedang duduk di sofa didepan saya,saya sama sekali tidak kenal dengan orang itu sama sekali dan belum pernah melihat dia dan seorang pria lagi yang berkumis yang saya juga tidak kenal. Awalnya saya kira itu hanya  ilusi saya. Tapi tepat tanggal 23 Agustus 2014, sabtu sekitar pukul Sembilan saya ada diruang kepala sekolah beserta teman-teman saya di hari itu kami memaang melakukan serah terima mahasiswa pratik kesekolah.


Dan saya melihat pria berjas itu adalah dosen pembimbing praktik kami nama nya Andri wicaksono,saya baru kenal dia sehari sebelumnya dan pria berkumis itu adalah pak nurdin waka disekolah itu, saya hanya berpikir kenapa saya bisa melihat orang yang tidak saya kenal dalam ilusi saya. Dan itu bukan pertama kalinya, saya mulai memutuskan untuk mencatat DE JA VU setiap kali saya alami. Dan saya menyadiri dalam sebulan minimal saya mengalami hal ini sekali. Saya meminta teman saya untuk membuka mata ketiga saya tapi tidak ada seorangpun yang mau membantu mereka mengatakan kepada saya “sebaiknya kamu tidak membukanya karena resikonya kamu bakal melihat mahluk buruk rupa, meski kamu tidur dan menutup mata kamu tetap dapat merasakan mereka” ,”kamu tidak boleh membuka mata ketigamu karena itu sama saja memasukan jin kedalam tubuhmu, karena hanya manusia yang dapat melihat manusia dan hanya jin yang dapat melihat jin”, saya hanya berniat melihat masa depan setidaknya itu bisa membuat saya lebih baik dalam menjalani lain, meskipun resikonya melihat mahluk buruk hal itu juga membuka indra keenam saya. Tapi teman saya berkata” sebaiknya kamu tidak melihat masa depan karena bila misal, kamu melihat kamu akan kecelakaan maka kamu akan merasakan rasa sakitnya sebelum itu terjadi”. Itu membuat saya berpikir lagi mungkin ada lebih baiknya saya lanjutkan hidup saya tanpa melihat masa depan, karena itu kehendak allah dan allah mungkin belum percaya terhadap kebijaksanaan saya. Munkin suatu saat nanti.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pentingnya Peran Seorang Guru

Semalam aku bermimpi, aku menaiki sebuah mobil bus dalam perjalanan pulang. Tiba-tiba mobil itu berbelok ke jalan yang tidak seharusnya,...